TIPS AGAR ANAK SEMANGAT MENDENGARKAN ORANG TUA MENDONGENG

Minggu, 16 Desember 2018

Blog TIPS AGAR ANAK SEMANGAT MENDENGARKAN ORANG TUA MENDONGENG Cover Image

Indonesia adalah bangsa yang kaya. Tidak hanya kaya akan aneka jenis makanan, rumah, atau pakaian khas, Indonesia juga kaya akan aneka cerita atau dongeng rakyat dari berbagai daerah. Hal ini merupakan suatu kekayaan bagi seluruh rakyat Indonesia, dan modal bagi orang tua, agar bisa memiliki semangat untuk mencurahkan kasih sayang kepada anak dengan cara mendongeng.

Agar bisa menjadi seorang pendongeng bagi sang buah hati, Anda pertama-tama tidak perlu memikirkan terlalu banyak banyak tentang aneka tehnik mendongeng. Bila Anda mempunyai keinginan yang tulus untuk membahagiakan sang buah hati melalui kegiatan mendongeng, tentu anak-anak tetap akan merasakan kedamaian dan kesenangan tersendiri. Kedekatan antara orang tua dan anak pun akan tetap terjaga.

Namun tentu saja, Anda juga perlu terus belajar dan mengasah kemampuan mendongeng Anda. Agar anak tidak merasa bosan dengan dongeng yang Anda bawakan. Apa saja hal-hal yang perlu Anda perhatikan saat mendongeng bagi anak.

1. Menyisipkan hal-hal yang lucu
Jangan terlalu serius saat melakukan kegiatan ini. Tetaplah rileks dan membawakan dongeng dengan hati senang dan tenang. Sisipkan cerita-cerita lucu saat Anda mendongeng. Banyak anak hanya menunggu hal-hal yang lucu ini. Karena dengan cerita-cerita yang lucu, anak-anak akan merasa senang dan tidak mudah bosan saat mendengarkan suatu cerita.

2. Jangan pernah berhenti mendongeng
Mendongenglah secara rutin. Misalnya Anda memasang waktu 2 kali seminggu untuk mendongengkan anak. Hal ini akan membuat anak merasa bahwa kegiatan mendongeng adalah semacam kebutuhan yang harus dipenuhi. Terus motivasi diri Anda agar tidak bosan melakukan kegiatan ini dengan banyak membaca buku dongeng atau menonton acara anak-anak.

3. Perbanyak perbendaharaan cerita
Anak-anak tentu akan merasa bosan bila dongeng yang Anda berikan adalah cerita yang “itu-itu saja”. Maka Anda harus rajin pergi ke toko buku, pameran buku, searching lewat internet, agar Anda bisa mendapatkan aneka dongeng yang menarik dan edukatif bagi anak.

4. Menggunakan alat peraga
Ada banyak alat peraga dongeng yang bisa Anda gunakan agar saat Anda mendongeng anak akan bisa lebih fokus dan tertarik untuk mendengarkan. Anda bisa menggunakan alat peraga berupa boneka tangan, boneka jari, atau buku-buku cerita yang dirancang tidak hanya menarik untuk dibaca, namun juga bisa digunakan sebagai alat peraga mendongeng. Selain itu Anda juga bisa menggunakan benda-benda yang ada di rumah sebagai alat peraga, agar anak semakin kaya akan kosakata yang baru.

Agar anak-anak semakin piawai dalam berbicara atau dalam hal “public speaking”, kita bisa meminta anak-anak untuk melakukan kegiatan bercerita atau “story telling”. Kegiatan “story telling” sangat baik juga untuk dilakukan anak. Agar anak bisa memiliki ketrampilan dalam bercerita, tentu saja teladan orang tua sangat menentukan. Maka rajin-rajinlah bercerita bagi anak, agar anak bisa belajar dari apa yang Anda lakukan. Siapa tahu ketrampilan anak dalam bercerita juga akan terasah dan anak bisa menjadi seorang “story teller” atau “public speaker” yang handal.


Bagikan: