Tips Mengatasi Demam pada Anak-Anak

Kamis, 14 November 2019

Blog Tips Mengatasi Demam pada Anak-Anak Cover Image

Di musim kemarau seperti ini apalagi hujan tak kunjung turun, membuat anak-anak mudah jatuh sakit apabila tidak bisa beradaptasi. Salah satunya adalah sakit demam yang dapat muncul secara tiba-tiba ditandai dengan badan dan kepala anak terasa hangat.

Mau tambah penghasilan? Mau punya duid, kerja dari rumah? Yuk, gabung menjadi Reseller resmi Marbel Junior sekarang juga!

Anak-anak dikatakan demam apabila suhu tubuhnya melebihi 37º (derajat). Suhu normal anak adalah pada 36,5º - 37,5º (derajat celcius). Adapun dikarenakan demam, suhu tubuh mereka cenderung naik turun. Suhu tubuh mereka lebih rendah di pagi dan siang hari, kemudian naik lagi pada sore dan malam harinya. Malah anak-anak biasanya tidak bisa tidur di malam hari karena tidak enak badan sehingga susah untuk tidur. Bagi Ibu yang memiliki anak di bawah 3 tahun cukup repot karena tidak bisa tidur dan harus menggendong bayi semalaman dan membuat kita menjadi khawatir. 

Penyebab Demam Tinggi

Demam tinggi bisa disebabkan oleh beberapa hal. Demam ini sebenarnya adalah tanda bahwa sistem kekebalan tubuh anak sedang bekerja untuk memerangi flu atau penyakit lainnya. Ketika demam terjadi maka otak mengirimkan perintah untuk meningkatkan suhu tubuh. Sel-sel darah putih akan dikerahkan untuk melawan virus dan bakteri yang mengganggu tubuh.

Berikut adalah beberapa penyebab demam tinggi pada anak yang perlu Anda ketahui : 

  1. Infeksi. Seperti penjelasan sebelumnya, demam disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang sedang bekerja. Salah satunya adalah infeksi yang menyerang tubuh sehingga menyebabkan demam tinggi. Beberapa infeksi yang bisa menyebabkan demam adalah flu, roseola, radang amandel, infeksti telinga, infeksi saluran pernafasan (ISPA), infeksi saluran kemih, batuk kejan, cacar air dan infeksi ginjal.
  2. Pakaian dan Suhu Lingkungan. Berikutnya adalah pakaian yang dikenakan oleh anak dan suhu cuaca yang sangat panas juga bisa menjadi penyebab demam. Misalnya anak menggunakan baju yang terlalu tebal sedangkan cuaca saat itu juga sangat panas, maka demam bisa menyerang anak. Kondisi ini biasanya terjadi pada bayi terutama pada bayi yang baru lahir.
  3. Imunisasi. Imunisasi kadang juga memberikan efek kepada anak dan bayi. Demam yang ditimbulkan biasanya hanya demam ringan. Kita butuh menanyakan kepada dokter apabila demam yang terjadi demam tinggi dan membutuhkan penanganan pasca imunisasi. 

Dengan mengetahui penyebab demam tersebut, kita bisa menjadi lebih teliti dan berhati-hati. Kita bisa memberikan baju yang sesuai dengan anak kita. Apabila suhu sangat panas, maka kita bisa memberikan baju yang tidak terlalu tebal. Baju yang terlalu tebal sebaiknya diberikan kalau memang suhu lingkungan dingin. 

Bahaya Demam Tinggi

Saat anak kita terserang demam tinggi perlu kita waspada karena demam tersebut menyebabkan ketidaknyamanan dan iritasi. Demam yang terlalu tinggi bisa menyebabkan kejang-kejang, maka penting sekali untuk tetap menjaga suhu tubuh tetap normal. Apabila anak kita sampai kejang-kejang, tidak ada alasan lagi selain membawa ke dokter atau ke rumah sakit. 

Pertolongan Pertama 

Nah, ketika anak kita demam kita bisa melakukan beberapa hal sebagai pertolongan pertama. Barangkali anak kita demam pada waktu malam hari, kadang kita sulit apabila ingin membawa ke dokter atau ke rumah sakit. Berikut adalah tips pertolongan pertama ketika anak mengalami demam di malam hari : 

  1. Kompres Air Hangat. Tentu kita sudah sering juga mengalami waktu kecil ketika kita demam, orang tua kita memberikan kompres air hangat di kepala. Namun, kadang ada kesalahan di mana kompres dilakukan menggunakan air dingin. Diajurkan dan sebaik kita menggunakan air hangat. Penggunaan air hangat dilakukan agar pembuluh darah dan pori-pori kulit melebar dan terjadi penguapan. Selain di kepala, lakukan kompres juga di punggung dan lipatan ketiak.
  2. Bedrest. Perbanyak waktu istirahat untuk anak yang demam. Gendonglah dia dan biarkan dia tidur dengan nyaman di pelukan Ayah atau Ibu. Kalau anak memang bisa tidur di tempat tidur lakukan itu. Sebanyak mungkin mereka langsung bisa istirahat dan bisa tidur dengan nyenyak untuk membantu sedikit menurunkan panas akibat demam. 
  3. Terapi Herbal. Terapi menggunakan bawang merah bisa dilakukan sebagai langkah awal. Terapi ini dilakukan sebagai relaksasi dan terjadi evaporasi dalam tubuh. Caranya adalah dengan membalurkan bawang merah yang sudah dipotong tipis-tipis ke punggung anak. 

Ketiga hal di atas adalah langkah-langkah awal sebagai pertolongan pertama apabila anak mengalami demam. Kita tidak perlu tergesa-gesa untuk membawa anak ke dokter apalagi rumah sakit. Terutama kalau di malam hari, demam tersebut bisa kita lawan dengan tips yang sudah dibahas. Berikutnya, kita akan membahas mengenai tips-tips mengatasi demam, sebelum kita bawa anak ke dokter. 

Mengatasi Demam Ringan

Tenang, karena sebenarnya banyak tindakan yang bisa kita lakukan sebagai orang tua untuk menurunkan demam pada anak. Hal ini bisa dilakukan sebelum kita membawa anak kita ke dokter. Banyak demam yang bisa sembuh tanpa kita bawa ke dokter. Berikut tips-tips yang bisa kita lakukan apabila kita ingin menurunkan demam pada anak : 

1. Minum Teh Herbal

Meminum teh herbal dipercaya dapat mengatasi demam pada anak maupun orang dewasa. Minuman ini akan memberikan efek tenang dan memicu tubuh untuk mengeluarkan keringat. Dengan tubuh mengeluarkan keringat maka suhu tubuh akan turun. Tambahkan juga madu untuk menambah efek yang lebih baik. 

2. Membantu Panas Tubuh Keluar

Untuk membantu panas tubuh anak keluar, kita bisa menggunakan selimut yang tidak terlalu tebal. Pastikan anak mendapatkan suhu yang nyaman dan bantu dia beristirahat sebanyak mungkin. Bagaimana caranya agak anak dapat tidur dengan nyaman dan tenang. Namun, jika kondisi sudah membaik jangan berlebihan untuk menyuruh anak tidur di tempat tidur. 

3. Mandi Air Hangat

Walau anak demam, anak bisa mandi atau dilap dengan air hangat. Air hangat yang mengenai kulit akan membantu anak menurunkan suhu tubuhnya. Jika menggunakan air dingin hanya akan membuat anak semakin menggigil dan malah semakin membuat suhu tubuh anak semakin tinggi. 

4. Makan yang Banyak

Ketika anak demam maka dia membutuhkan asupan nutrisi yang cukup. Asupan makan yang banyak akan membantu anak menaikkan asupan nutrisinya. Tapi ingat, makan yang terlalu banyak bisa malah menyebabkan anak menjadi muntah. Biarkan anak makan apa yang dia sukai sehingga muncul selera makan pada anak. Nafsu makan yang berkurang akan memperlambat penyembuhannya.

5. Minum Air Putih yang Banyak

Ketika demam, anak perlu minum air putih yang cukup. Tidak usah berlebihan yang terpenting adalah diberikan air putih yang cukup secara rutin 2 jam sekali. Biasanya dengan adanya demam anak akan merasakan dehidrasi dan kehilangan banyak cairan. Selain air putih anak juga bisa mendapatkan cairan dari sup, es krim (hati-hati) dan minuman lainnya seperti jus misalnya. 

Demam yang Sangat Tinggi

Bagaimana jika anak kita mengalami demam yang sangat tinggi? Demam yang tinggi sampai di atas 40º (derajat) Celcius perlu segera dibawa ke dokter. Beberapa gejala yang perlu diwaspadai juga dan harus dibawa segera ke dokter adalah demam yang disertai dengan kejang, leher kaku, kehilangan kesadaran, kebingungan, kesulitan bernapas, nyeri di tubuh, bengkak atau radang atau sakit ketika buang air kecil. 

Mau tambah penghasilan? Mau punya duid, kerja dari rumah? Yuk, gabung menjadi Reseller resmi Marbel Junior sekarang juga!


RESELLER

Mau tambah penghasilan? Mau punya duid, kerja dari rumah? Yuk, gabung menjadi Reseller resmi Marbel Junior sekarang juga!

Blog Terbaru

Tips Belanja Singkat Ala Emak